INFORMASI :

MAJU BERSAMA MEMBANGUN NEGARA DARI DESA, SELAMAT DATANG DI WEB DESA KALITENGAH GOMBONG KEBUMEN.

Data Pantauan Corona Desa

Loading..

Arsip Berita

PAGELARAN WAYANG KULIT, PUKAU WARGA DAN SELURUH PENGEMAR. JAYA DAN TERUS BERKARYA DESA KALITENGAH

PAGELARAN WAYANG KULIT, PUKAU WARGA DAN SELURUH PENGEMAR. JAYA DAN TERUS BERKARYA DESA KALITENGAH

KALITENGAH – Sebagai puncak rangkaian kegiatan Peringatan HUT ke-77 Republik Indonesia Tahun 2022 Pemerintah Desa Kalitengah Kecamatan Gombong melalui Panitia kegiatan Desa Kalitengah  mengadakan Paggelaran Wayang Kulit semalam suntuk. Wayang kulit dengan dalang Ki Eko Suwaryo dari Jatiroto Kecamatan Buayan Kabupaten Kebumen dilaksanakan pada Sabtu, 27 Agustus 2022 bertempat di halaman Bapak Nasiman (Mantan Kepala desa Kalitengah) RT 03 RW 07, dengan membawakan lakon Wahyu Tridaya.

Hadir dari Jajaran Forkopimcam, Camat Gombong Drs. Susilo beserta pada Kasi, Kapolsek Gombong yang diwakili Kanit Binmas, Danramil Gombong yang diwakili Babinsa. Selain itu Juga hadir dari Paguyuban Kepala Desa “ Manggala Praja “Kecamatan Gombong bersama para Kepala Desa (Kades) dan lurah se-Kecamatan Gombong. Turut hadir Kepala-Kepala desa di sekitaran desa Kalitengah. Tamu Undangan dari luar desa bahkan luar Kecamatan juga turut hadir.

Dari Lembaga-lembaga kemasyaratan Desa, BPD, TP PKK, LPMD, Karangtaruna, serta para donator dan undangan perwakilan dari masing-masing RT antusias hadir menyaksikan pagelaran wayang kulit tersebut. Mengawali tampilan kesenian tari-tarian/campursari sebelum acara dimulai. Sedangkan acara dari Panitia dimulai sekitar pukul 21.20 WIB.

Dalam prakata Ketua Panitia Suban Wahyu Bagiyono menyampaikan dan mengucapkan selamat datang kepada para tamu undangan dan segenap penggemar pagelaran wayang kulit di desa Kalitengah. Selain itu ucapan terima kasih juga disampaikan kepada seluruh donatur dan para Ketua-Ketua RT serta segenap warga yang telah membantu mensukseskan acara tersebut, lanjutnya. Ucapan permohonan maaf juga disampaikan apabila dalam penerimaan tamu dan undangan ada kekurangan, atas nama segenap panitia memohonkan maaf  yang setulus-tulusnya, tandas salah satu pengusaha sukses di desa Kalitengah ini.

Sementara itu, Kepala desa Kalitengah Amat Sutoyo dalam sambutannya berpesan kepada masyarakat Kalitengah khususnya dan penggemar wayang kulit pada umumnya untuk menonton/menyaksikan wayang kulit dengan terstib dan saling menjaga keamanan dan ketertiban bersama. Karena keamanan sesungguhnya merupakan tanggung jawab semua warga, dan bukan hanya aparat keamanan saja, ungkapnya. Dan pesan kepada dalang Ki Eko Suwaryo  untuk membawakan Lakon Wahyu Tridaya secara utuh, jadi ada hikmah yang dapat dipetik. Kita di Gombong juga patut bangga karena Glodong sepuh, istilah koordinator kades/lurah se-kabupaten Kebumen ada di Gombong. Beliau adalah Kepala Desa Banjarsari Bapak Tasrip, tegasnya. Adapun campurcari dipersilahkan pada acara goro-goro secukupnya lanjut Kades dari RW 07 tersebut.

Camat Gombong Drs. Susilo dalam sambutannya menyampaikan kepada seluruh yang hadir untuk bersama-sama mendukung program-program Pemerintah Desa kalitengah. Karena untuk maju harus bekerja sama, bukan jalan sendiri-sendiri. Penyerahan tokoh wayang dalam lakon Wahyu Tridaya ini adalah Semar yang diserahkan oleh Kepala Desa Kalitengah Kepada dalang Ki Eko Suwaryo diiringi gending-gending yang membuat konsentrasi penonton terkesima.

Sesungguhnya lakon Wahyu Tridaya menggambarkan turunnya wahyu atau petunjuk yang diberikan kepada  orang-orang yang dipilih oleh Gusti kang moho agung yaitu Alloh SWT untuk menjadi satu kekuatan yang luar biasa untuk mempersiapan kekuatan dalam menghadapi perang bhatarayudha ini. Adapun 3 kekuatan tersebut yakni kekuatan yang diberikan kepada Pandhawa, lalu tata lahirnya diberikan kepada Bathara Kresna, dan tata batinnya diberikan kepada Semar Bodronoyo.

Dalam kehidupan pemerintah di tingkat desa, jika diaplikasikan bahwa 3 kekuatan tersebut adalah Pemerintah Desa sebagai regulator, LPMD sebagai pelaksanaan pembangunan, dan BPD sebagai wakil masyarakat. Jika ketiga komponen tersebut bersatu maka kesejahteraan dapat terwujud secara bertahap. Dan tujuan-tujuan lainnya dapat tercapai jika saling bekerja sama dan tidak saling menyalahkan. Selama kegiatan Pagelaran wayang kulit ini alhamdulillah berjalan lancer dari awal hingga akhir diberikan keselamatan seluruhnya. Itu semua karena pertolongan Alloh SWT. Semoga Desa Kalitengah menjadi lebih baik.

Aamiin….

Bagikan :

Tambahkan Komentar Ke Twitter

Data Desa

Statistik Pengunjung

Polling 1

Polling 2